Memuat Halaman...
Yayasan Manarul Ilmi ITS
ManarulIlmi

BANTUAN SEBANYAK 5 TON HARUS BERJALAN 3 KM DULU DEMI DAERAH YANG TERISOLIR

1
18 December 2025
External Source
BANTUAN SEBANYAK 5 TON HARUS BERJALAN 3 KM DULU DEMI DAERAH YANG TERISOLIR

Surabaya (18/12/2025) Komitmen kemanusiaan Yayasan Manarul Ilmi ITS (YMI ITS), Satgas Kemanusiaan ITS bersama Ikatan Alumni ITS (IKA ITS) kembali diuji di medan bencana Aceh Tengah. Di tengah akses jalan yang terputus akibat longsor, tim menyatakan satu tekad: ?Kami siap.? Siap menembus keterbatasan demi memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat.

Sebanyak 5 ton bantuan logistik, termasuk beras sebagai kebutuhan utama warga, berhasil dikirimkan ke Desa Pameu, Aceh Tengah. Wilayah yang sempat terisolir akibat 52 titik longsor yang memutus jalur Takengon?Pidie. Tak hanya terhambat kendaraan, tim Satgas bersama TNI bahkan harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer, memanggul dan mengangkut logistik melewati medan berlumpur, tanjakan curam, serta cuaca yang tidak menentu.




Operasi kemanusiaan ini dilaksanakan pada Rabu?Kamis (10?11 Desember 2025) sebagai bagian dari respon darurat pascabencana. Untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi, Satgas Kemanusiaan ITS berkoordinasi intensif dengan TNI di lapangan. Arahan strategis diberikan langsung oleh Komandan Brigif TP 90/Yudha Giri Dhany Kolonel Inf Hulisda Melala dan Komandan Batalyon TP 854/Dharma Kersaka Letnan Kolonel Inf Muhammad Fachri Prawira, yang menekankan percepatan distribusi, pemetaan jalur terputus, serta pembukaan akses menggunakan alat berat.

?Kami tengah menuju Pameu melalui Geumpang dan begini kondisi Medannya berat, mobil kami harus ditarik oleh alat berat untuk bisa mengantarkan bantuan? ujar Adi Dharma selaku relawan dari YMI ITS. 

Ia juga bersyukur dengan adanya arahan bersama TNI proses penyaluran bantuan bisa berjalan dengan baik meski harus membopong bantuan ini secara bergilir. Menurutnya walaupun akses terputus, tapi kebutuhan warga tidak bisa menunggu. Selama masih bisa dilalui dengan berjalan kaki, bantuan harus tetap jalan.




Selain beras 5 ton, bantuan yang dibawa juga mencakup minyak makan, gula, sarden, teh, garam, perlengkapan sanitasi, serta tambahan bahan pangan dari rombongan. Seluruh bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Pameu yang kesulitan mendapatkan pasokan akibat terisolirnya wilayah tersebut.

Sebelum menembus desa terisolir, tim melakukan peninjauan langsung ke titik-titik longsor. Tebalnya material longsoran dan kondisi cuaca membuat beberapa jalur belum dapat dilalui kendaraan. Tim kemudian bermalam di Tenda Brigif dan melanjutkan pergerakan keesokan harinya untuk memastikan distribusi bantuan tetap berlanjut.

Dalam operasi ini, bantuan logistik kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp300 juta, didistribusikan melalui 3 truk dari Banda Aceh, 1 truk dari Medan, dan 1 truk dari Aceh Barat, serta didukung 5 kendaraan off-road untuk menjangkau area yang masih dapat diakses. Satgas juga mengerahkan enam tim terpadu?logistik, dapur umum, medis, penyediaan air bersih (reverse osmosis), panel surya, dan komunikasi Starlink?dengan total dukungan operasional mencapai Rp1,5 miliar.

Satgas Kemanusiaan ITS ? IKA ITS ? YMI ITS menegaskan bahwa misi kemanusiaan di Aceh tidak berhenti pada satu titik distribusi. Hingga akses pulih dan kebutuhan dasar warga terpenuhi, tim menyatakan sikap tegas: ?Kami siap untuk terus berjalan, sejauh apapun medan yang harus ditempuh.?


Penulis : Syifa? Yahyania Awim Tasya

Galeri Terbaru

Dokumentasi dari kegiatan-kegiatan terbaru Yayasan Manarul Ilmi

a

a

15 April 2025

a

a

15 April 2025

a

a

15 April 2025

Kembali ke News Donasi Sekarang